Untuk memastikan QR code aman, perhatikan di mana kode itu dipasang, pastikan bukan stiker yang menutupi kode lain, dan baca pratinjau tautan sebelum membukanya. Pastikan domainnya milik organisasi yang Anda harapkan, dan jangan pernah memasukkan kata sandi atau membayar kecuali semuanya cocok.
Sebagian besar QR code yang Anda temui sebenarnya aman. Namun karena QR code menyembunyikan tautannya, beberapa detik pengecekan bisa menyelamatkan Anda dari halaman login palsu atau pembayaran ke orang yang salah. Berikut sepuluh cek praktis, dikelompokkan menjadi sebelum, saat dan setelah scan.
Sebelum scan: perhatikan kodenya
Petunjuk pertama bersifat fisik. Penipu sering bekerja dengan menempelkan kode mereka di atas kode asli, jadi mulailah dari apa yang bisa Anda lihat dan raba.
1. Periksa apakah kode itu stiker di atas kode lain
Raba kode dengan jari. Tepi yang menonjol, warna yang sedikit berbeda atau kode yang tampak lebih baru dari poster di sekitarnya adalah tanda bahwa kode mungkin ditambahkan belakangan. Hal ini sangat umum di mesin parkir, stasiun pengisian kendaraan listrik, tempat sewa sepeda dan papan pembayaran.
2. Tanyakan apakah lokasinya masuk akal
QR code di meja restoran yang membuka menu itu wajar. QR code yang ditempel di tiang listrik dan menjanjikan uang gratis jelas tidak. Pikirkan siapa yang memasang kode itu dan apakah mereka benar-benar perlu Anda scan.
3. Cari merek dan informasi kontak
Kode asli biasanya dicetak sebagai bagian dari papan, lengkap dengan nama usaha, logo dan kadang alamat web singkat di dekatnya. Kode yang berdiri sendiri tanpa konteks, atau dicetak di kertas murahan, layak dicurigai lebih jauh.
Saat scan: baca pratinjau dengan teliti
Saat Anda mengarahkan kamera ke kode, ponsel menampilkan pratinjau tautan sebelum membukanya. Inilah momen keamanan yang paling penting.
4. Baca nama domain
Fokus pada bagian utama alamat web, yaitu bagian tepat sebelum garis miring tunggal pertama, misalnya example.com. Apakah itu situs resmi organisasi tersebut? Waspadai salah ketik kecil, kata tambahan atau akhiran tidak biasa yang dibuat mirip dengan merek asli.
5. Hati-hati dengan tautan pendek
Tautan pendek sudah lazim dan sering kali sah, tetapi menyembunyikan tujuan akhirnya. Jika pratinjau menampilkan tautan pendek yang tidak Anda kenali, gunakan alat yang bisa menunjukkan ke mana tautan itu mengarah. Panduan kami tentang apakah tautan pendek aman menjelaskan cara melihat pratinjaunya.
6. Waspadai tindakan yang tidak terduga
QR code bisa melakukan lebih dari sekadar membuka situs web. QR code bisa memulai panggilan telepon, menulis SMS, menambahkan kontak atau menyambungkan ke Wi-Fi. Jika pratinjau menunjukkan tindakan yang tidak Anda duga, misalnya mengirim SMS ke nomor premium, batalkan.
Setelah terbuka: periksa sebelum bertindak
Meskipun tautannya tampak wajar, tetaplah waspada setelah halaman terbuka.
7. Jangan memasukkan kata sandi dari kode yang tidak dikenal
Halaman pembayaran parkir atau menu restoran tidak memerlukan kata sandi email atau login m-banking Anda. Jika halaman yang Anda buka lewat QR code meminta login, tutup dan buka sendiri aplikasi atau situs resminya.
8. Tolak unduhan aplikasi yang tidak terduga
Waspadai kode yang mendorong Anda memasang aplikasi, terutama dari luar toko aplikasi resmi atau yang meminta izin akses luas. Pasang aplikasi hanya dari toko resmi dan hanya jika Anda memang sedang mencarinya.
9. Pastikan nama penerima sebelum membayar
Saat QR code membuka pembayaran di aplikasi bank atau dompet digital, aplikasi menampilkan siapa yang akan menerima uang. Pastikan nama itu cocok dengan toko, orang atau organisasi yang ingin Anda bayar. Jika tidak cocok, berhenti dan tanyakan. Panduan kami tentang keamanan pembayaran QR membahasnya lebih rinci.
10. Sadari tekanan dan desakan
Halaman penipuan sering mendesak Anda bertindak cepat: bayar denda hari ini, konfirmasi akun sekarang, klaim hadiah dalam sepuluh menit. Organisasi resmi jarang menuntut tindakan instan lewat QR code. Desakan justru alasan untuk memperlambat langkah.
Daftar cek singkat untuk diingat
Jika hanya bisa mengingat beberapa hal, ingatlah ini:
- Raba kodenya: apakah ini stiker di atas sesuatu?
- Baca domainnya: apakah ini organisasi yang asli?
- Jangan pernah login dari halaman yang dibuka lewat QR code yang tidak dikenal
- Periksa nama penerima sebelum membayar apa pun
- Jika ragu, ketik sendiri alamat situsnya
Alat yang membantu mengecek QR code
Penilaian Anda sendiri adalah pertahanan utama, tetapi beberapa alat bisa memudahkan pengecekan:
- Pemindai yang menampilkan pratinjau dengan aman. Dengan QR-TH Anda bisa scan QR code online dari kamera atau gambar. Alat ini membaca kode di browser dan menunjukkan tujuannya sebelum apa pun dibuka.
- Pemeriksaan reputasi tautan. Layanan seperti Google Safe Browsing menyimpan daftar situs berbahaya yang sudah dikenal. QR-TH memeriksa setiap tautan yang dibuat di platformnya dengan layanan ini dan memeriksanya ulang setiap malam, dan halaman loading-nya menunjukkan kepada pengunjung ke mana tautan mengarah sebelum dibuka.
- Peringatan bawaan browser. Browser ponsel modern memperingatkan Anda tentang situs phishing yang sudah dikenal. Jangan abaikan peringatan itu.
- Verifikasi dua langkah. Jika kata sandi bocor, aplikasi autentikator menghentikan sebagian besar penyerang masuk ke akun Anda.
Tidak ada alat yang bisa menangkap semua halaman penipuan yang benar-benar baru, jadi anggaplah alat-alat ini sebagai jaring pengaman, bukan jaminan.
Yang harus dilakukan jika QR code tampak tidak aman
Jika ada yang terasa janggal, jangan scan, atau segera tutup halamannya. Lalu:
- Beri tahu pemilik usaha, pengelola tempat atau pengelola gedung agar kode palsu bisa dicopot.
- Jika Anda sempat memasukkan kata sandi, segera ganti di situs aslinya.
- Jika Anda membagikan data kartu atau rekening, hubungi bank melalui nomor yang tertera di kartu.
- Laporkan kerugian ke polisi atau lembaga perlindungan konsumen setempat.
Untuk rencana pemulihan lengkap, lihat apa yang harus dilakukan setelah scan QR code berbahaya.
FAQ
Bisakah saya mengecek QR code tanpa membuka tautannya?
Bisa. Kamera ponsel menampilkan pratinjau tautan sebelum membukanya, dan pemindai online bisa membaca kode dari foto atau tangkapan layar lalu menampilkan tujuannya tanpa mengunjunginya.
Apakah QR code aman jika halamannya menampilkan ikon gembok?
Belum tentu. Gembok berarti koneksinya terenkripsi, bukan berarti situsnya jujur. Situs penipuan juga bisa memiliki gembok, jadi selalu periksa nama domainnya.
Apakah QR code dari toko terkenal selalu aman?
Biasanya aman, tetapi stiker palsu bisa ditempel di papan mana pun, bahkan di toko tepercaya. Periksa adanya stiker tempelan dan pastikan nama penerima saat membayar.
Apa cara paling aman menghadapi QR code yang tidak saya percayai?
Jangan scan. Buka langsung situs atau aplikasi resmi organisasi tersebut, atau minta karyawan memastikan kode yang benar.
Scan dengan aman sebagian besar soal kebiasaan: raba, baca, pastikan. Lain kali sebuah kode membuat Anda ragu, periksa dengan pemindai QR online QR-TH dan lihat persis ke mana kode itu mengarah sebelum Anda memutuskan.